NAMA :
MUHAMMAD ALI IMRAN CANIAGO
NIM
: 0503171084
MATA KULIAH : STUDI KELAYAKAN BISNIS
RESUME
ASPEK PASAR
A. Pengertian
Pasar Dan Pemasaran
Pasar adalah orang orang yang mempunyai
keinginan untuk puas, uang untuk berbelanja, dan kemauan untuk
membelanjakannya.[1]
Kemudian pengertian pemasaran seperti yang
dikemukakan oleh Philip Kotler adalah Suatu proses sosial dan manajerial dengan
mana individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan
dengan cara menciptakan serta mempertukarkan produk dan nilai dengan pihak
lain.[2]
B. Macam
Macam Pasar
Pasar dapat dikelompokkan kedalam empat
golongan, yaitu:
1. Pasar
Konsumen
Pasar
konsumen adalah pasar dimana individu dan rumah tangga dapat membeli/memperoleh
barang dan jasa untuk dikonsumsi sendiri.
2. Pasar
Industri
Pasar
industrial adalah dimana pihak-pihak yang membeli barang dan jasa digunakan
kembali untuk menghasilkan barang dan jasa lain atau disewakan kepada pihak
lain untuk mengambil untung.
3. Pasar
Reseller
Pasar
reseller adalah suatu pasar yang terdiri dari individu dan organisasi yang
melakukan penjualan kembali barang dan jasa untuk mendapatkan keuntungan.
4. Pasar
Pemerintah
Pasar
pemerintah adalah yang terdiri dari unit-unit pemerintah yang membeli atau
menyewa barang dan jasa untuk melaksanakan fungsi utama pemerintah.[3]
C. Menentukan
Pasar Sasaran
Pasar Sasaran adalah mengevaluasi keaktifan
setiap segmen, kemudian memilih salah satu dari segmen pasar atau lebih
dilayani. Menetapkan pasar sasaran dengan cara mengembangkan ukuran-ukuran dan
daya tarik segmen kemudian dengan memilih segmen sasaran yang diinginkan.
D. Identifikasi
Segmen Pasar
1.
Descriptor
Fisik
Digunakan
untuk menggambarkan konsumen berdasarkan faktor faktor demokrafi dengan adanya
pembagian pembagian tersebut mdidasarkan pada usia, jenis kelamin, penghasilan,
daur hidup keluarga, pekerjaan, dan pendidikan.
2.
Deskiptor
Perilaku Umum
Descriptor
mrncoba menghasilkan pemahaman yang lebih baik mengenai menagapa dan bagaimana
kondumen berperilaku dipasar.
3.
Kelas
Sosial
Setiap
masyarakat memiliki pengemlopokan statusnya
terutama berdasrkan keamaaan penghasilan, pendidikan, pekerjaan. Karena
para peneliti telah mendokumetasikan nilai nilai dari berbagai kelas, mungkin
untuk mengeetahui perilaku tertentu yang berkaitan dengan produk tetentu.
E. Manfaat
Segmentasi Pasar
1. mengidentifikasi
pengembangan produk baru
2. membantu
dalam mendesain program program pemasaran yang paling efektif
3. memperbaiki
alokasi strategi sumber daya pemasaran.[4]
F. Strategi
Pasar Sasaran
Sejumlah strategi yang dapat membantu memandu
pilihan pasar sasaran manajer, yaitu:
1. Strategi
pasar masal
Strategi in dijalankan melaIui dua
tahap. Pertama, mengabaikan semua perbeciaan segmen dan mendesain program
pemasaran dan produk tunggai yang akan menarik sejumlah besar konsumen. Kedua
adalah merancang produk dan program pernasaran terpisah untuk segmen segmen
yang berbeda. ini sering disebut pemasaran serba aneka.
2. Strategi Ceruk Pasar
Strateqi ini
melayani satu atau lebih segmen yang terdiri atas sejumlah pelanggan yang
mencari manfaat yang sangat khusus dan produk dan jasa. Strategi ini dirancang
untuk mencegah persaingan Iangsung dengan perusahaan perusahaan besar yang sedang memburu segmen
pasar yang lebih besar.
3. Strategi Pasar Pertumbuhan
Strategi ini
disukai para pesaing yang lebih kecil untuk mencegah konfrontasi Iangsung
dengan perusahaan perusahaan besar sambil membangun jumIah penjualan dan pangsa
untuk masa depan.[5]
G. Menganalisis Pasar Sasaran Potensial
Satu
kerangka analitis yang dapat dimanfaatkan manajer untuk tujuan perbandingan
potensi pasar sasaran di masa depan adalah matriks daya tarik pasar/posisi
bisnis (market attractiveness/bussiness) pada tingkat korporasi, para manajer
menggunakan model-model untuk menga1okasikan sumber daya antarbisnis, atau pada
tingkat unit bisnis menentukan sumber daya di antara produk pasar.
H. Meramalkan Pasar
Peramalan merupakan studi terhadap data historis untuk menemukan hubungan kecenderungan dan pola yang sistematis. Misalnya untuk Sampai kepada keputusan membangun pabrik baru, dibutuhkan peramalan berupa permintan produk di masa yang akan datang, inovasi teknologi, biaya, harga, kondisi persaingan, tenaga kerja, dsb. Dalam dunia bisnis hasil peramalan mampu memberikan gambaran tentang masa depan perusahaan yang memungkinkan manajemen membuat perencanaan, menciptakan peluang bisnis maupun pola investasi mereka.
Makridakis mengidentifikasi 3 sumber utama ketidakakuratan peramalan dunia bisnis yaitu:
1. Kesalahan dalam identifikasi pola dan hubungan
2. Pola yang tidak tepat dan hubungan yang tidak pasti
3. Perubahan pola atau hubungan
Salah satu aspek yang paling sering disalahpahami dalam peramalan adalah ketidakpastian, karena dalam praktiknya hasil peramalan tidak pernah secara mutlak tepat kecuali kebetulan. Karena akurasi hasil akan sangat bergantung pada metode/teknik peramalan yang dipakai. [6]
[1] Sunarji, Studi
Kelayakan Bisnis, (Medan: FEBI UINSU Press, 2018), Hlm. 103
[2] Kasmir, Studi Kelayakan
Bisnis,(Bogor: Prenada Media, 2003), Hlm.69
[3] Ibid., Hlm. 70
[4] Sunarji, Op, Cit., Hlm.
108
[5] Ibid., Hlm. 109
[6] Ibid., Hlm. 111
No comments:
Post a Comment