Monday, October 28, 2019

MUKJIZAT AL QURAN


Mukjizat Al- Quran
2.1  Pengertian mukjizat
        Kata mukjizat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia(KBBI) diartikan sebagai “kejadian ajaib yang sukar dijangkau oleh kemampuan akal manusia .”pengertian ini tidak sama dengan pengertian menurut pakar  agama islam.
       menurut pakar agama islam “mukjizat adalah suatu hal atau peristiwa luar biasa yang  terjadi pada seorangnabi ,sebagai bukti kenabiannya yang ditantangkan kepada yang ragu,untuk melakukan atau mendatangkan hal serupa,namun mereka  tidak mampu melayani tantangan itu.”
      
    Maksud kumukjizatan Al-Qur’an bukan semata mata untuk melemahkan manusia, akan tetapi tujuan yang sebenarnya adalah untuk menjelaskan kebenaran Al-Qur’an dan Rasul yang membawanya dan sekaligus menetapkan bahwa sesuatu yang dibawa oleh mereka hanya sekedar menyampaikan risalah Allah SWT

2.2  macam macam mukjizat
Menurut M.Quraish Shihab mukjizat dibedakan menjadi dua,yaitu:
1.      Mukjizat material indrawi
Mukjizat material indrawi adalah mukjizat mukjizat yang tidak kekal,maksudnya mukjizat jenis ini hanya berlaku pada Nabi selain Nabi Muhammad Saw dan juga mukjizat ini juga berlaku untuk zaman tertentu. Oleh karena itu wajar kalau sifat mukjizat tersebut tidak kekal. Secara umum dapat diambil contoh adalah mukjizat nabi Musa AS dapat membelah lautan, mukjizat nabi Daud AS dapat melunakkan besi, mukjizat nabi Isa AS dapat menghidupkan orang mati, mukjizat nabi Ibrahim AS tidak hangus di bakar api dan mukjizat-mukjizat nabi lainnya.
2.      Mukjizat immaterial
Mukjizat immaterial adalah adalah mukjizat yang bersifat kekal dan berlaku sepanjang zaman. Mukjizat tersebut adalah Al Quran yang diterima oleh nabi Muhammad SAW .
 
2.3  unsur unsur mukjizat
M.Quraish Shihab menjelaskan dalam bukunya bahwa ada empat unsur unsur mukjizat,yaitu:
                  1.    Hal  atau peristiwa yang luar biasa.
            Peristiwa-peristiwa alam atau kejadian sehari-hari walaupun menakjubkan tidak dinamakan mukjizat.
2.      Terjadi atau dipaparkan oleh seorang Nabi
Artinya sesuatu yang luar biasa tersebut muncul dari atau berkenaan dengan seorang Nabi. Peristiwa besar yang muncul dari seorang calon Nabi tidak dikatan mukjizat, apalagi dari manusia biasa seperti kita.
3.      Mengandung tantangan terhadap yang meragukan kenabian.
Mukjizat terkait erat dengan tantangan dan jawaban terhadap orang-orang yang meragukan kenabian. Jadi peristiwa yang terkait dengan Nabi, tapi tidak berkenaan dengan kenabian tidak bisa dikatakn sebagai mukjizat.
4.      Tantangan yang tidak mampu dilayani.
Mukjizat merupakan tantangan terhadap orang-orang yang meragukan atau mengingkari kenabian dan mereka tidak mampu melayani tantangan tersebut. Oleh karena itu, kalau tantangan tersebut mampu dilawan atau dikalahkan, maka tantangan tersebut bukanlah bentuk mukjizat.
Keempat unsur tersebut menjadi Syarat bagi peristiwa tertentu sehingga peristiwa ini bisa dinamakan mukjizat. Kalau salah satu unsur tersebut tidak ada, maka peristiwa itu tidak bisa dikatakan sebagai mukjizat.

2.4  Segi segi kemukjizatan Al Quran

Syeikh Muhammad Ali al-Shabuniy dalam tulisan Usman menyebutkan segi-segi kemukjizatan al-Quran, yaitu:
1.  Keindahan sastranya yang sama sekali berbeda dengan keindahan sastra yang dimiliki oleh orang-orang Arab
2.  Gaya bahasanya yang unik yang sama sekali berbeda dengan semua gaya bahasa yang dimiliki oleh bangsa  Arab
3.  Kefasihan bahasanya yang tidak mungkin dapat ditandingi dan dilakukan oleh semua makhluk termasuk jenis manusia
4.   Kesempurnaan syariat yang dibawanya yang mengungguli semua syariat dan aturan-aturan lainnya
5.   Menampilkan berita-berita yang bersifat eskatologis yang tidak mungkin dapat dijangkau oleh otak manusia kecuali melalui pemberitaan wahyu al-Quran itu sendiri
6.    Tidak adanya pertentangan antara konsep-konsep yang dibawakannya dengan kenyataan kebenaran hasil penemuan dan penyelidikan ilmu pengetahuan
7.    Terpenuhinya setiap janji dan ancaman yang diberitakan al-Quran
8.     Ilmu pengetahuan yang dibawanya mencakup ilmu pengetahuan syariat  dan ilmu pengetahaun alam (tentang jagat raya).
9.    Dapat memenuhi kebutuhan manusia
10.  Dapat memberikan pengaruh yang mendalam dan besar pada hati para pengikut dan musuh-musuhnya
11.  Susunan kalimat dan gaya bahasanya terpelihara dari paradoksi dan kerancuan. 







No comments:

Post a Comment