Monday, October 28, 2019

ANALISIS DATA MENGGUNAKAN SPSS


FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA
UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) GANJIL (A) T.A. 2018/2019
                                    Mata Uji                     : STATISTIK
                                    Semester                     : III E
                                    Program Studi            : Perbankan Syariah
                                    Hari/ Tanggal             : Senin, 7 Januari 2019
                                    Dosen Pengasuh          : Murviana Koto, SE, M.Si
                                    Sifat Ujian                   : Take home test
 

1.      Jelaskan pembagian data dan berikan contohnya pada masing-masing data.

2.      Buatlah Analisa deskriptif yang menggambarkan kondisi demografi dosen FEBI, UIN. Data bisa dilihat di banner daftar alamat dosen di lant. 2 gedung FEBI (fotolah dan analisa di rumah). Kelompokkan data tersebut berdasarkan kategori di bawah ini, dan tambahkan minimal 1 kategori lagi kreasi sendiri (misal: berdasarkan alamat di kota medan atau Deli Serdang, berdasarkan provider telp yang digunakan, dll). Jumlah sampel minimal adalah 15, jadi setiap orang dapat menggunakan data yang bervariasi.
a)      Jenis kelamin
b)      Usia (pada 1 januari 2019)
c)      Tingkat Pendidikan (S1, S2, S3)
d)      Generasi
Penggolongan Generasi di Indonesia:
Baby Boomer                           : 1946-1964
Generasi X                               : 1965-1980
Generasi Y (millennial)            : 1981-2000
Generasi Z                               : 2001-sekarang
Sumber: (Ali & Purwandi , 2016)
Kemudian, olahlah data menggunakan SPSS dan buatlah analisa juga pembahasan mengenai kondisi demografi. (bisa lihat contoh di buku panduan online ‘bagian dua’, dan sumber-sumber lainnya.

3.      Kita ingin mengetahui apakah terdapat berbedaan tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan restoran cepat saji yang memiliki  6 cabang. Berdasarkan 10 pertanyaan yang diajukan, berikut ini adalah hasil penilaiannya. Menggunakan one way anova, buatlah Analisa dari kasus ini.
(catt. Semakin tinggi nilainya, berarti semakin tinggi tingkat kepuasannya).

Cab.1
Cab.2
Cab.3
Cab.4
Cab.5
Cab.6
60
40
40
60
70
80
60
30
40
60
80
40
80
40
60
50
60
70
70
30
50
50
20
50
60
20
70
40
30
70
70
30
50
60
20
60
40
30
40
70
40
80
40
50
40
30
30
50
80
30
50
40
30
40
60
30
50
50
30
40
70
40
60
60
40
60
50
40
70
40
20
60
40
30
40
60
20
80
50
50
60
80
30
80
60
20
70
60
20
60
50
30
40
70
20
60
80
50
40
60
40
40
70
40
60
40
30
40
40
30
50
50
20
70


Selamat Ujian
Kerjakan Soal Secara Mandiri















1.      Pembagian data
Secara umum data terbagi dua, yaitu :
1.      Data kualitatif
Data kualitatif adalah data yang berbentuk kata-kata, bukan dalam bentuk angka. Data kualitatif diperoleh melalui berbagai macam teknik pengumpulan data misalnya wawancara, analisis dokumen, diskusi terfokus, atau observasi yang telah dituangkan dalam catatan lapangan (transkrip). Contohnya : jenis kelamin, warna kesayangan, asal suku, dll.
2.      Data kuantitatif
Data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka atau bilangan. Sesuai dengan bentuknya, data kuantitatif dapat diolah atau dianalisis menggunakan teknik perhitungan matematika atau statistika. Data kuantitatif dapat dikelompokkan dalam dua bentuk yaitu :
Ø  Data diskret
Data diskret adalah data yang sifatnya terputus-putus, nilainya bukan merupakan pecahan (angka utuh). Contoh data diskrit adalah data tentang jumlah penduduk, kendaraan , jumlah tv dijual, dll.
Ø  Data kontinu
Data kontinyu adalah data yang sifatnya sinambung atau kontinyu, nilainya bisa berupa pecahan. Contohnya : berat badan, jarak Solo- Jakarta, luas rumah, dll.
Disisi lain data ada juga data primer dan sekunder :
ü Data primer 
Data primer adalah sumber data penelitian yang diperoleh secara langsung dari sumber aslinya yang berupa wawancara, jajak pendapat dari individu atau kelompok (orang) maupun hasil observasi dari suatu obyek, kejadian atau hasil pengujian (benda). Dengan kata lain, peneliti membutuhkan pengumpulan data dengan cara menjawab pertanyaan riset (metode survei) atau penelitian benda (metode observasi).
ü Data sekunder 
Data sekunder adalah sumber data penelitian yang diperoleh melalui media perantara atau secara tidak langsung yang berupa buku, catatan, bukti yang telah ada, atau arsip baik yang dipublikasikan maupun yang tidak dipublikasikan secara umum.

NO
NAMA DOSEN
JENIS KELAMIN
USIA
TINGKAT PENDIDIKAN
GENERASI
JABATAN
1
AGUSTIANTO, M.Ag
LAKI LAKI
52
S2
GENERASI X
ASISTEN AHLI
2
AHMAD AMIN DALIMUNTHE, SS, M.Hum
LAKI LAKI
35
S2
GENERASI Y
ASISTEN AHLI
3
AHMAD SYAKIR, MA
LAKI LAKI
44
S2
GENERASI X
ASISTEN AHLI
4
AMIUR NURUDIN, MA, Prof, Dr, H
LAKI LAKI
68
S3
BABY BOOMER
GURU BESAR
5
ANDRI SOEMITRA, MA, Dr
LAKI LAKI
43
S3
GENERASI X
LEKTOR
6
ANNIO INDAH LESTARI NASUTION, SE, M.Si
PEREMPUAN
45
S2
GENERASI X
ASISTEN AHLI
7
AZHARI AKMAL TARIGAN, M. Ag, Dr.H
LAKI LAKI
47
S3
GENERASI X
LEKTOR KEPALA
8
BAMBANG IRAWAN, M.Ag, Dr
LAKI LAKI
46
S3
GENERASI X
LEKTOR KEPALA
9
CHUZAIMAH BATUBARA, MA, Dr.Hj
PEREMPUAN
49
S2
GENERASI X
LEKTOR KEPALA
10
HENDRA HARMAIN, M.Pd,
LAKI LAKI
46
S2
GENERASI X
LEKTOR
11
HOTBIN HASUGIAN, SE, M.Si
LAKI LAKI
45
S2
GENERASI X
ASISTEN AHLI
12
IKHSAN RAMBE, M.Si
LAKI LAKI
48
S2
GENERASI X
LEKTOR
13
ISNAINI HARAHAP, MA, Dr
PEREMPUAN
44
S2
GENERASI X
LEKTOR
14
KAMILA, SE, Ak, M.Si
PEREMPUAN
40
S2
GENERASI X
LEKTOR
15
MUHAMMAD RAMADHAN, MA, Dr
LAKI LAKI
50
S2
GENERASI X
LEKTOR KEPALA
16
MAIDALENA, ST, MM
PEREMPUAN
38
S2
GENERASI Y
ASISTEN AHLI
17
MARLIYAH, MA, Dr
PEREMPUAN
43
S2
GENERASI X
LEKTOR








Perhitungan spssnya :
1.       Frekuensi















 
















                                                                                                                                                                                        
2.       Deskriftif
Descriptive Statistics

N
Minimum
Maximum
Mean
Std. Deviation
JENIS KELAMIN
17
1
2
1.35
.493
UMUR
17
35
68
46.06
7.066
TINGKAT PENDIDIKAN
17
2
3
2.24
.437
GENERASI
17
1
3
2.06
.429
JABATAN
17
1
4
2.00
.935
Valid N (listwise)
17




 Analisisnya :
Ø  Output tersebut menunjukkan bahwa banyak dosen yang diambil sample (N) adalah 17 orang, umur paling muda  adalah 35 tahun dan paling tua adalah 68 tahun dan rata rata umur adalah 46,06 tahun, dan standar deviasinya adalah 7,066.

3.       Crosstab
Case Processing Summary

Cases
Valid
Missing
Total
N
Percent
N
Percent
N
Percent
TINGKAT PENDIDIKAN * JABATAN
17
100.0%
0
0.0%
17
100.0%

Analisisnya : (hubungan antara tingkat pendidikan dengan jabatan)
Ø  Untuk tingkat pendidikan dan jabatan data yang valid 17 buah dan tidak ada data yang hilang (missing)








TINGKAT PENDIDIKAN * JABATAN Crosstabulation




JABATAN
Total
ASISTEN AHLI
LEKTOR
LEKTOR KEPALA
GURU BESAR
TINGKAT PENDIDIKAN
S2
Count
6
5
2
0
13
Expected Count
4.6
4.6
3.1
.8
13.0
% within TINGKAT PENDIDIKAN
46.2%
38.5%
15.4%
0.0%
100.0%
% within JABATAN
100.0%
83.3%
50.0%
0.0%
76.5%
% of Total
35.3%
29.4%
11.8%
0.0%
76.5%
S3
Count
0
1
2
1
4
Expected Count
1.4
1.4
.9
.2
4.0
% within TINGKAT PENDIDIKAN
0.0%
25.0%
50.0%
25.0%
100.0%
% within JABATAN
0.0%
16.7%
50.0%
100.0%
23.5%
% of Total
0.0%
5.9%
11.8%
5.9%
23.5%
Total
Count
6
6
4
1
17
Expected Count
6.0
6.0
4.0
1.0
17.0
% within TINGKAT PENDIDIKAN
35.3%
35.3%
23.5%
5.9%
100.0%
% within JABATAN
100.0%
100.0%
100.0%
100.0%
100.0%
% of Total
35.3%
35.3%
23.5%
5.9%
100.0%

Analisisnya : (hubungan antara tingkat pendidikan dengan jabatan)
Ø  Dari tingkat pendidikan S2 terdapat 6 orang asisten ahli, 5 orang lector, 2 orang lector kepala, dan tidak ada guru besar jadi totalnya 13 orang.
Ø  Dari tingkat pendidikan S3 tidak ada asisten ahli, 1 orang lector, 2 orang lector kepala dan 1 orang guru besar, jadi totalnya 4 orang.

Chi-Square Tests

Value
df
Asymp. Sig. (2-sided)
Pearson Chi-Square
6.811a
3
.078
Likelihood Ratio
7.598
3
.055
Linear-by-Linear Association
5.978
1
.014
N of Valid Cases
17


a. 8 cells (100.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is .24.

Ø  Pada tabel Chi-Square Test menunjukkan hasil dari rumus Chi-Square Test (Chi kuadrat) hitung sebesar 6,811 hasil ini untuk membuktikan hipotesis yang dibuat. Pembuatan hipotesis apakah diterima atau ditolak sebagai berikut :
a.       Ha : terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan jabatan.
b.      H0 : tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan jabatan.
Kaidah keputusannya adalah :
a.       Jika α = 0,05 lebih kecil atau sama dengan Asymp Sig (2-sided) atau α=0,05 ≤ Asymp Sig, maka H0 diterima.
b.      Jika α = 0,05 lebih besar atau sama dengan Asymp Sig (2-sided) atau α=0,05 ≥ Asymp Sig, maka H0 ditolak dan Ha diterima.
Hal ini menunjukkan bahwa α = 0,05 lebih kecil sama dengan, dengan nilai Asymp Sig (2-sided) atau  (α= 0,05 ≤ 0,078) maka keputusannya adalah H0 diterima dan Ha diolak. Artinya tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dengan jabatan.







Case Processing Summary

Cases
Valid
Missing
Total
N
Percent
N
Percent
N
Percent
JENIS KELAMIN * JABATAN
17
100.0%
0
0.0%
17
100.0%

Analisisnya : (hubungan antara jenis kelamin dengan jabatan)
Ø  Untuk jenis kelamin dan jabatan data yang valid 17 buah dan tidak ada data yang hilang (missing)


JENIS KELAMIN * JABATAN Crosstabulation

JABATAN
Total
ASISTEN AHLI
LEKTOR
LEKTOR KEPALA
GURU BESAR
JENIS KELAMIN
LAKI LAKI
Count
4
3
3
1
11
Expected Count
3.9
3.9
2.6
.6
11.0
% within JENIS KELAMIN
36.4%
27.3%
27.3%
9.1%
100.0%
% within JABATAN
66.7%
50.0%
75.0%
100.0%
64.7%
% of Total
23.5%
17.6%
17.6%
5.9%
64.7%
PEREMPUAN
Count
2
3
1
0
6
Expected Count
2.1
2.1
1.4
.4
6.0
% within JENIS KELAMIN
33.3%
50.0%
16.7%
0.0%
100.0%
% within JABATAN
33.3%
50.0%
25.0%
0.0%
35.3%
% of Total
11.8%
17.6%
5.9%
0.0%
35.3%
Total
Count
6
6
4
1
17
Expected Count
6.0
6.0
4.0
1.0
17.0
% within JENIS KELAMIN
35.3%
35.3%
23.5%
5.9%
100.0%
% within JABATAN
100.0%
100.0%
100.0%
100.0%
100.0%
% of Total
35.3%
35.3%
23.5%
5.9%
100.0%











Analisisnya : (hubungan antara jenis kelamin dengan jabatan)
Ø  Dari jenis kelamin laki-laki terdapat 4 orang asisten ahli, 3 orang lektor, 3 orang lektor kepala, dan 1 orang guru besar, jadi totalnya 11 orang
Ø  Dari jenis kelamin perempuan ada 2 orang asisten ahli, 3 orang lektor, 1 orang lektor kepala, 0 guru besar, jadi totalnya 6 orang

Chi-Square Tests

Value
df
Asymp. Sig. (2-sided)
Pearson Chi-Square
1.309a
3
.727
Likelihood Ratio
1.620
3
.655
Linear-by-Linear Association
.294
1
.587
N of Valid Cases
17


a. 8 cells (100.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is .35.

Ø  Pada tabel Chi-Square Test menunjukkan hasil dari rumus Chi-Square Test (Chi kuadrat) hitung sebesar 1,309 hasil ini untuk membuktikan hipotesis yang dibuat. Pembuatan hipotesis apakah diterima atau ditolak sebagai berikut :
c.       Ha : terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan jabatan.
d.      H0 : tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan jabatan.
Kaidah keputusannya adalah :
c.       Jika α = 0,05 lebih kecil atau sama dengan Asymp Sig (2-sided) atau α = 0,05   Asymp Sig, maka H0 diterima.
d.      Jika α = 0,05 lebih besar atau sama dengan Asymp Sig (2-sided) atau α = 0,05   Asymp Sig, maka H0 ditolak dan Ha diterima.
Hal ini menunjukkan bahwa α = 0,05 lebih kecil sama dengan, dengan nilai Asymp Sig (2-sided) atau  (α = 0,05 ≤ 0,727) maka keputusannya adalah H0 diterima dan Ha diolak. Artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan jabatan.



3.    Kita ingin mengetahui apakah terdapat berbedaan tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan restoran cepat saji yang memiliki  6 cabang. Berdasarkan 10 pertanyaan yang diajukan, berikut ini adalah hasil penilaiannya. Menggunakan one way anova, buatlah Analisa dari kasus ini.
(catt. Semakin tinggi nilainya, berarti semakin tinggi tingkat kepuasannya).

Cab.1
Cab.2
Cab.3
Cab.4
Cab.5
Cab.6
60
40
40
60
70
80
60
30
40
60
80
40
80
40
60
50
60
70
70
30
50
50
20
50
60
20
70
40
30
70
70
30
50
60
20
60
40
30
40
70
40
80
40
50
40
30
30
50
80
30
50
40
30
40
60
30
50
50
30
40
70
40
60
60
40
60
50
40
70
40
20
60
40
30
40
60
20
80
50
50
60
80
30
80
60
20
70
60
20
60
50
30
40
70
20
60
80
50
40
60
40
40
70
40
60
40
30
40
40
30
50
50
20
70
Perhitungan spss :

Descriptives
CABANG RESTORAN

N
Mean
Std. Deviation
Std. Error
95% Confidence Interval for Mean
Minimum
Maximum
Lower Bound
Upper Bound
20
8
4.25
1.389
.491
3.09
5.41
2
5
30
16
3.25
1.483
.371
2.46
4.04
2
5
40
29
3.48
1.682
.312
2.84
4.12
1
6
50
17
3.06
1.519
.369
2.28
3.84
1
6
60
22
3.64
1.787
.381
2.84
4.43
1
6
70
13
3.38
1.981
.549
2.19
4.58
1
6
80
9
4.00
2.345
.782
2.20
5.80
1
6
Total
114
3.50
1.715
.161
3.18
3.82
1
6




Test of Homogeneity of Variances
CABANG RESTORAN
Levene Statistic
df1
df2
Sig.
1.255
6
107
.284


ANOVA
CABANG RESTORAN

Sum of Squares
df
Mean Square
F
Sig.
Between Groups
11.650
6
1.942
.648
.692
Within Groups
320.850
107
2.999


Total
332.500
113




Analisisnya :
Ø  Output Test of  Homogenity of Variances
Tabel ini menunjukkan hasil uji homogenitas dari Varians. Fungsinya adalah untuk menguji apakah varians tersebut homogen atau tidak homogen. Cara menganalisanya adalah :

a.       Pengujian hipotesis
Ø  Ha : Tingkat kepuasan antara restoran cabang 1, cabang 2, cabang 3, cabang 4, cabang 5, dan cabang 6 tidak homogen.
Ø  H0 : Tingkat kepuasan antara restoran cabang 1, cabang 2, cabang 3, cabang 4, cabang 5, dan cabang 6 homogen.

Kaidah keputusan :
Ø  Jika α = 0,05 lebih besar atau sama dengan nilai sig. atau (α = 0,05 ≥ sig) maka H0 ditolak dan Ha diterima artinya tidak homogen.
Ø  Jika α = 0,05 lebih kecil atau sama dengan nilai sig. atau (α = 0,05 ≤ sig) maka H0 diterima dan Ha ditolak. artinya homogen.
Berdasarkan hasil hitungan spss sig. sebesar 0,692
Ø  Hal ini berarti α lebih kecil dari nilai sig. atau (α = 0,05 < 0,692) maka H0 diterima dan Ha ditolak, artinya Tingkat kepuasan antara restoran cabang 1, cabang 2, cabang 3, cabang 4, cabang 5, dan cabang 6 homogen.
Jadi dapat disimpulkan Tingkat kepuasan antara restoran cabang 1, cabang 2, cabang 3, cabang 4, cabang 5, dan cabang 6 adalah homogen (sejenis) dan juga dapat dikatakan keenam variabel tersebut adalah homogen.

Ø  Output Anova
a.       Berdasarkan tabel anova atau F tes, menunjukkan bahwa F hitung adalah 0,648. Untuk membuktikan apakah pengujian ini signifikan atau tidak maka dilakukan uji F sebagai berikut :
Ø  Pengajuan hipotesis
a.       Ha : Terdapat perbedaan yang signifikan Tingkat kepuasan antara restoran cabang 1, cabang 2, cabang 3, cabang 4, cabang 5, dan cabang 6
b.      H0 : Tidak terdapat perbedaan yang signifikan Tingkat kepuasan antara restoran cabang 1, cabang 2, cabang 3, cabang 4, cabang 5, dan cabang 6

c.       Kaidah pengujian signifikansi
·         Jika F hitung ≤ F tabel maka H0 diterima artinya tidak signifikan
·         Jika F hitung ≥ F tabel maka H0 ditolak artinya signifikan
·         Dengan taraf signifikansi α=0,05
·         Mencari nilai F tabel menggunakan F tabel dengan rumus :
·         F tabel =  F [(1-α) (dk pembilang = m), dk penyebut = n-m-1)] dimana m = jumlah variable
·         F tabel =  F [(1- 0,05) (dk pembilang = 6), dk penyebut = 114 - 6-1)]
·         F tabel =  F [(0,95) (dk pembilang = 6), dk penyebut = 107)]
·         F tabel =  2,18
·         Ternyata F hitung < F tabel (0,648 < 2,18) maka H0 diterima artinya tidak signifikan
·         Kesimpulannya adalah bahwa Tidak terdapat perbedaan yang signifikan Tingkat kepuasan antara restoran cabang 1, cabang 2, cabang 3, cabang 4, cabang 5, dan cabang 6. Ternyata probabilitas (0,692) lebih besar dari 0,05 atau 0,692 > 0,05, sehingga model anova tidak dapat dipakai untuk menguji signifikansi varian. Jadi Tingkat kepuasan antara restoran cabang 1, cabang 2, cabang 3, cabang 4, cabang 5, dan cabang 6  memang sama atau homogen.



No comments:

Post a Comment